"Kelas Pencerah"


Hai kakak-kakak keren dan Guru-guru Madrasah, masih dalam rangkaian#PestaPendidikan di #BulanPendidikan kali ini, Komunitas Pencerah Dompu juga turut merayakan pekan pendidikan dengan mengadakan "Kelas Pencerah". Apa itu Kelas Pencerah?
Kelas Pencerah adalah kelas interaktif yang mengajak para profesional untuk bercerita dan berbagi pengalaman dengan profesi mereka secara simultan di hadapan adik-adik MI Al Faat. Profesi yang para profesional kenalkan dapat dilakukan dengan beberapa metode, seperti Audio Visual, mendongeng atau pun mengajak adik-adik bermain.

Siapa saja yang bisa berpartisipasi?
Kakak-kakak bisa turut serta bersama Profesional dan Adik-adik MI Al Faat untuk menyemarakkan keseruan Kelas Pencerah besok dengan cara menghubungi Narahubung kami, Dae Han (0821 4432 4060). Apa saja yang perlu dipersiapakan untuk ikut serta?
Kakak-kakak membawa bekal niat tulus untuk belajar dan mau bersilaturahmi dengan Relawan Penggerak Komunitas Pencerah Dompu, Pihak Sekolah juga para Profesional. Akan ada pengalaman berharga yang lahir dari keceriaan Kelas Pencerah.

Kalau di Jakarta sedang berlangsung rangkaian kegiatan #PestaPendidikan, maka di Dompu, dari dalam bilik-bilik kelas MI Al Faat juga turut merayakan bahwa pendidikan adalah pelita cita-cita anak bangsa.

Kembali ke sekolah, nyalakan lilin harapan

Salam Pencerah 
😊

GURU “DIGUGUH DAN DITIRU”


Oleh: Reni Anggraini-Guru Madrasah-pada MI Al-Faat Bara

Mendidik adalah tugas seorang guru yang paling mulia. Seluruh jiwa raganya dihibahkan untuk mencetak generasi yang cerdas. Mulai dari yang tidak tahu menjadi tahu bahkan sampai memahami. Sungguh itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, yang mana jika itu ditingkat TK/RA, SD/MI adalah masa anak-anak baru akan mulai dengan dunia belajar. Sedangkan SMP/MTs dan SMA/MA mendidik kepada jalan menuju jati dirinya. Di sinilah guru menjadi tombak pertama dalam mengenalkan tentang dunia belajar. Oleh karena itu kompetensi guru yang juga dituntut untuk mampu mentransfer ilmu dengan bijaksana. “Guru adalah teladan bagi siswa/I yang akan  diguguh dan ditiru,” ujar pak Muhasir, S.pd (Kepala MI Al-Faat Woja) Karenanya karakter guru akan menentukan bagaimana perkembangan pribadi anak didiknya. Guru baiknya memiliki karakter yang kuat, bukan hanya menransfer pengetahuan tetapi juga harus mampu menanamkan nilai-nilai moral yang diperlukan anak didik guna masa depannya.
Dalam perjalannya guru memiliki karakter yang berbeda-beda atau biasanya disebut dengan tipe guru. Ada 3 tipe guru : Guru Nyasar, Guru Bayar dan Guru Sadar (Siti Kurniawati-SGI XVI-asal Medan). Nah, terkait dengan tipe-tipe guru tersebut berada dimana guru-guru saat ini? Coba kita bayangkan bagaimana jadinya jika semua guru adalah guru nyasar atau guru bayar? Ditambahkan lagi dengan perkembangan teknologi yang menggiring generasi untuk terjun kedalam kenyamanannya saja. Belajar menjadi urutan yang kesekian. Nah disini guru memiliki peranan yang sangat penting. Menjadikan semua yang ada disekitar kita adalah ilmu yang bermanfaat.
Negara kita ini memiliki sumber daya pengajar yang sangat banyak, tetapi apakah kompetensi diri seorang guru sudah tertanam di jiwa-jiwa para guru? Apakah guru-guru saat ini sudah menanamkan karakter diri? Semua jawaban itu ada didalam jiwa seorang guru. Menjadi guru berkarakter ada beberapa bagian, antara lain : (1) memiliki niat yang kuat, (2) memiliki kompetensi diri, (3) memiliki motivasi, (4) memiliki rasa empati dan (5) memiliki komitmen yang kuat (Muhasir, S.pd -Kepala MI Al-Faat Woja)
Guru : diguguh dan ditiru, oleh karena itu tunjukkanlah karakter yang positif agar anak didik menjadi generasi yang unggul, cerdas dalam IQ dan EQ nya. Siap dalam persaingan dengan kehidupan nyata.
Guru adalah cahaya di gelapnya kehidupan,
Menjadi air dalam dahaga, dan
Guru adalah sumber ilmu.
Mengajar dan mendidik tanpa kenal lelah.
Meninggalkan segala yang dipunya.
Tak pernah mengaharap balas jasa.
Dengan tangannya, ucapannya, kesabarannya…
Dan inilah kita.
#terimakasihguruku #kembalikesekolah


Kelas Jelajah Alam

Yaaaaaa....
Alhamdulillah... Kelas Jelajah Alam yang diadakan Kakak2 Penggerak Pencerah Dompu bersama MI Al-Faat hari ini benar2 menyenangkan...
Sungguh sangat amat menyenangkan...
eay... \(^_^)/
Kegiatan diawali dengan pemanasan & pembagian kelompok serta briefing sejenak... Kemudian foto bersama...
Tiap kelompok diminta membuat yel-yel yang super keren...
Wohoho... Ada yang buat yel-yel 'listrik-listrik' segala lho... Kreatif banget...
(Mimin ntr upload videonya yaa...)
Sesuai draft kegiatan, ada 4 pos yang harus dilalui oleh tiap kelompok.
Pada tiap pos akan disediakan 3 pertanyaan terkait pengetahuan umum yang harus dijawab oleh masing-masing kelompok. Semua kelompok pantang menyerah banget... Salut buat anak-anak MI Al-Faat...
Setelah semua pos terlewati, kegiatan diakhiri dengan menceritakan kembali kesan selama melakukan penjelajahan...
Semangat & antusiasme yang selalu terpancar dari binar mata anak-anak itu sungguh sangat menawan hati... Ma syaa Allah banget dah...
Hari ini benar-benar luar biasa...
Tepuk listrik dah buat semuanya...
"Listriiiik... Listriiiik...
Kontan... Zzzzzzz...."
"Aliran semangatmu sama kayak listrik, sampai arusnya mampu menyinari hatiku..."
Eeeaaaaa... (^_^)

MANFAAT SHOLAT JUM'AT

Shalat jumat adalah shalat dua rakaat yang hanya dilakukan pada hari jumat, tepat pada waktu shalat zuhur dan wajib ada pelaksanaan khutbahnya. Ketentuan shalat jumat tersebut tentu memiliki edukasi yang luar biasa bagi kaum Muslimin.
Sehingga Allah memaktubkan di dalam Al-Qur’an perintah meninggalkan segala akitivitas ketika azan jum’at berkumandang. Allah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman , apabila kamu diseru menunaikan shalat yang bertepatan pada hari Jumat, maka bersegaralah kamu mengingat Allah dantinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”  (QS. Al-Jumu’ah:)
Melalui ayat di atas, tentu menjadi pertanyaan kenapa shalat jum’at begitu mulia? Jawabannya, karena Allah mengajarkan kepada manusia bahwa ada saatnya harus melakukan hal yang bersifat kebersamaan, bukan perorangan. Inilah manfaat shalat jumat  yang paling utama.
Pemahaman ini tak lepas dari kata jum’at sendiri. Jum’at berasal dari kata jama’ yang artinya berkumpul. Dengan berkumpul, umat Islam akan menemukan aneka manfaat shalat jumat yang luar biasa, baik untuk pribadi maupun untuk status sebagai warga negara. Itulah yang diajarkan dalam shalat jum’at.
Ada beberapa manfaat shalat jumat:
1.    Mengajarkan untuk Taat Pada Prosedur
Shalat jum’at mengajarkan umat Islam untuk taat prosedur, karena pelaksanaan shalat jumat tidak boleh dilaksanakan sebelum azan di waktu zhuhur dan tidak boleh pula saat atau setelah masuk waktu ashar. Dalam pelaksanaan shalat, makmum harus berniat mengikut imam dan imam berniat menjadi imam.
Sehingga, pengakuan pengikut dan yang diikuti melahirkan kebersamaan dan kekompakan. Andai melenceng dari prosedur niat utama, maka tidak boleh melaksanakan shalat jumat. Ia harus melaksanakan shalat Zhuhur. Karena mengikut imam menjadi penentu sahnya shalat jumat.
2.    Membentuk Kejujuran Imam Atau Pemimpin
Sudah jamak diketahui, bahwa khutbah jumat menjadi syarat sahnya shalat jumat. Jika tidak ada khutbah, maka shalat jum’atnya tidak sah dilaksanakan. Demikian halnya khatib, ia harus dalam kondisi suci dari hadas besar dan hadas kecil. Andaikata ia berhadas, maka ia harus turun dan khutbah dilanjutkan oleh jama’ah.
Karena itu, kejujuran imam di dalam pelaksanaan khutbah menjadi hal yang vital. Jika khatib ‘cuek’ saat ia berhadas, maka ia yang akan menanggung dosa seluruh jamaahnya. Karena para jamaah otomatis tidak melaksanakan shalat jumat. Karena khutbah adalah menjadi syarat bolehnya pelaksanaan shalat jumat.
3.    Menjadi Sarana Saling Mengingatkan
Manfaat shalat jumat yang lainnya adalah saling mengingatkan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Swt. Inilah tugas khatib di dalam khutbahnya, dan tugas jamaah untuk mengingatkan khatib jika ada kesalahan dalam menyampaikan rukun khutbah.
Kebesaran hati jamaah dan imam untuk menerima nasehat menjadi bagian penting. Demikian halnya dalam pelaksanaan shalat jumat sendiri. Imam harus ikhlas menerima pemberitahuan jamaah jika terdapat kekhilafan.
4.    Media Doa Bersama Untuk Saudara Sesama Muslim
Selain itu, maanfat shalat jumat yang bersifat kebersamaan adalah, menjadi sarana untuk mendoakan sudara sesama muslim. Karena di dalam doa khutbah kedua, imam harus membaca doa untuk memohon keampunan bagi saudara sesama muslim, baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal. Sedangkan para jamaah mengaminkannya.


Pengelola Data EMIS Harus Memiliki Hard Skill dan Soft Skill

Untuk Para Operator Madrasah

Data pendidikan Islam yang lengkap dan akurat sangat diperlukan sebagai alat pendukung untuk memperjuangkan anggaran program pendidikan Islam. Contohnya data Pondok Pesantren. Untuk memperjuangkan anggaran pendidikan bagi para santri di Pesantren yang murni hanya mengaji, BAPPENAS meminta pihak Kementerian Agamaenyiapkan datanya secara lengkap dan akurat", demikian paparan yang disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, di hadapan para peserta Kegiatan Pengembangan Kapasitas Pengelola DataEMIS Tingkat Kanwil/Kankemenag/PTAIN/Kopertais Tahun 2014 (Cluster Palembang), di Palembang, Rabu (10/09).
untuk m

"Ujung tombak pendataan di lingkungan Ditjen Pendidikan Islam adalah para operator EMIS, baik di tingkat Kanwil Kemenag Propinsi maupun tingkat Kankemenag Kabupaten/Kota", tutur Kamaruddin Amin.

Kontribusi dan peran serta para operator EMIS di daerah sangat besar di dalam menentukan baik atau buruknya kualitas dataEMIS yang dihasilkan. Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya di bidang pendataan, setiap operator dataEMIS harus memiliki 2 jenis kompetensi atau kemampuan, yaitu hard skill dan soft skill.

Hard skill dapat diartikan sebagai kemampuan teknis pengelola data di dalam menguasai bidang teknologi Informasi. Sedangkan soft skill berarti keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan kemampuan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.

"Namun seringkali, keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugas-tugas yang diembannya lebih banyak ditentukan oleh soft skill yang dimilikinya. Bahkan faktor soft skill ini lebih menentukan keberhasilan seseorang dibanding dengan kemampuan akademis yang dimilikinya", ujar Kamaruddin.

Oleh karena itu para operator EMIS dituntut untuk setidaknya memiliki empat jenis soft skill.

Pertama, Komitmen. "Operator EMIS harus memiliki komitmen atau niat yang sungguh-sungguh untuk dapat menghasilkan data yang benar-benar akurat dan up to date".

Kedua, Integritas. "Integritas atau kejujuran para operator di dalam melaksanakan tugasnya juga sangat diharapkan karena hal ini akan berdampak pada kualitas pekerjaan yang dihasilkan".

Ketiga, leadership. "Leadership atau jiwa kepemimpinan juga menjadi kunci kesuksesan seseorang dalam karirnya. Jika ingin berhasil seseorang dituntut untuk bisa memimpin dari mulai hal terkecil karena pada dasarnya setiap manusia adalah pemimpin. Hal ini sejalan dengan Hadits Rasulallah S.A.W, bahwa setiap kita adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggunjawabannya".

Keempat, kemampuan manajemen. "Kemampuan manajemen yang baik akan menjadi faktor penting bagi seorang pengelola atau penanggung jawab data di dalam melakukan pekerjaan updating dan pengelolaan data secara baik dan benar".

Di akhir paparannya, Kamaruddin Amin berpesan kepada para peserta selaku pengelola data EMIS di daerah agar secara sungguh-sungguh berjuang untuk kemajuan lembaga-lembaga pendidikan Islam dengan cara melakukan updating data EMIS dengan baik dan benar sehingga ke depan sistem pendataan EMIS akan menghasilkan data yang jauh lebih lengkap, akurat dan tepat waktu sebagai rujukan di dalam pengambilan kebijakan.
(1ra0ne/ra)

Pengelola Data EMIS Harus Memiliki Hard Skill dan Soft Skill

Untuk Para Operator Madrasah

Data pendidikan Islam yang lengkap dan akurat sangat diperlukan sebagai alat pendukung untuk memperjuangkan anggaran program pendidikan Islam. Contohnya data Pondok Pesantren. Untuk memperjuangkan anggaran pendidikan bagi para santri di Pesantren yang murni hanya mengaji, BAPPENAS meminta pihak Kementerian Agama untuk menyiapkan datanya secara lengkap dan akurat", demikian paparan yang disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, di hadapan para peserta Kegiatan Pengembangan Kapasitas Pengelola DataEMIS Tingkat Kanwil/Kankemenag/PTAIN/Kopertais Tahun 2014 (Cluster Palembang), di Palembang, Rabu (10/09).

"Ujung tombak pendataan di lingkungan Ditjen Pendidikan Islam adalah para operator EMIS, baik di tingkat Kanwil Kemenag Propinsi maupun tingkat Kankemenag Kabupaten/Kota", tutur Kamaruddin Amin.

Kontribusi dan peran serta para operator EMIS di daerah sangat besar di dalam menentukan baik atau buruknya kualitas dataEMIS yang dihasilkan. Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya di bidang pendataan, setiap operator dataEMIS harus memiliki 2 jenis kompetensi atau kemampuan, yaitu hard skill dan soft skill.

Hard skill dapat diartikan sebagai kemampuan teknis pengelola data di dalam menguasai bidang teknologi Informasi. Sedangkan soft skill berarti keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan kemampuan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.

"Namun seringkali, keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugas-tugas yang diembannya lebih banyak ditentukan oleh soft skill yang dimilikinya. Bahkan faktor soft skill ini lebih menentukan keberhasilan seseorang dibanding dengan kemampuan akademis yang dimilikinya", ujar Kamaruddin.

Olesoft skill.

h karena itu para operator EMIS dituntut untuk setidaknya memiliki empat jenis

Pertama, Komitmen. "Operator EMIS harus memiliki komitmen atau niat yang sungguh-sungguh untuk dapat menghasilkan data yang benar-benar akurat dan up to date".

Kedua, Integritas. "Integritas atau kejujuran para operator di dalam melaksanakan tugasnya juga sangat diharapkan karena hal ini akan berdampak pada kualitas pekerjaan yang dihasilkan".

Ketiga, leadership. "Leadership atau jiwa kepemimpinan juga menjadi kunci kesuksesan seseorang dalam karirnya. Jika ingin berhasil seseorang dituntut untuk bisa memimpin dari mulai hal terkecil karena pada dasarnya setiap manusia adalah pemimpin. Hal ini sejalan dengan Hadits Rasulallah S.A.W, bahwa setiap kita adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggunjawabannya".

Keempat, kemampuan manajemen. "Kemampuan manajemen yang baik akan menjadi faktor penting bagi seorang pengelola atau penanggung jawab data di dalam melakukan pekerjaan updating dan pengelolaan data secara baik dan benar".

Di akhir paparannya, Kamaruddin Amin berpesan kepada para peserta selaku pengelola data EMIS di daerah agar secara sungguh-sungguh berjuang untuk kemajuan lembaga-lembaga pendidikan Islam dengan cara melakukan updating data EMIS dengan baik dan benar sehingga ke depan sistem pendataan EMIS akan menghasilkan data yang jauh lebih lengkap, akurat dan tepat waktu sebagai rujukan di dalam pengambilan kebijakan.
(1ra0ne/ra)

Oposisi adalah Keniscayaan dalam Berdemokrasi

Dalam demokrasi, kehadiran oposisi adalah keniscayaan. Mengabaikan eksistensinya, sama halnya deng
an menolak kehadiran demokrasi itu sendiri. Jika ada kekuasaan yang memerintah, maka sah pula kehadiran kekuasaan yang beroposisi. Di Amerika dan Australia, dan beberapa negara penganut demokrasi lainya, kehadiran kekuatan oposisi telah menjadi pranata demokrasi yang penting. Ini yang membuat demokrasinya semakin matang dan bermartabat.
Sebaik apa pun demokrasi yang dibangun, selalu ada potensi penyalahgunaan kekuasaan dan dapat bertindak kesewenang-wenangan. Pada titik inilah, urgensi hadirnya kekuatan oposisi sebagai kekuatan penyeimbang untuk mengawasi dan mengoreksi jalanya pemerintahan yang tidak pro rakyat.Tidak ada yang perlu khawatir dengan kehadirannya, jika suatu negera menisbatkan dirinya sebagai negara penganut demokrasi.
Kehadiran kekuatan penyeimbang dalam demokrasi, bukanlah di pahami sebagai kekuatan yang merong-rong kekuasaan. Keberedaan kekuatan oposisi, mestinya di pahami sebagai kekuatan penyeimbang untuk mengoreksi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Kehadiran oposisi dalam pemerintahan setidaknya, akan berdampak posotif sehingga melahirkan kebijakakan-kebijakan yang pro rakyat.
Distribusi kekuasaan yang di gagas John Lock dengan trias politikanya, mengharuskan kehadiran kekuatan penyeimbang dalam menjalankan kekuasaan. Diantara kelemehan rezim orde baru adalah, ketika rezim represif itu meniadakan kekuatan oposisi. Ketika ada yang kritis dengan kebijakanya, maka seenaknya ia libas. Yang perlu di khawatirkan adalah, kekuasaan yang enggan untuk di awasi dan di kontrol. Kita tidak bisa bayangkan jika suatu negara yang menganut sistem demokrasi, hanya dikntrol oleh satu kekuatan. Jika kekuasan Ekskutif, legislative, Yudikatif dan Pers dibawah kendali rezim berkuasa,maka bukan tidak mungkin akan lahir kembali rezim yang represif

Makna Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan

Tampaknya untuk memaknai aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan masih terlalu abstrak. Beberapa pendidik masih kabur dengan makna ini. Meskipun untuk memaknai istilah tersebut pernah didiskusikan oleh para pendidik, namun bukan berartisi yang sesungguhnya. Dalam diskusi itu, dapat disimpulkan sebagai berikut:
makna ini sudah paten. Makna tersebut masih perlu dikembangkan lagi sesuai dengan kondi
  1. Aktif
-          Selalu mencoba
-          Tidak ingin menjadi penonton
-          Memanfaatkan modalitas belajar (visual, auditorial, atau kinestika)
-          Penuh perhatian dalam setiap proses pembelajaran
  1. Kreatif
-          Menginginkan adanya perubahan yang baru
-          Ingin mengadakan inovasi
-          Mempunyai banyak cara untuk melakukan sesuatu
-          Tidak cepat putus asa
-          Tidak mudah puas dengan hasil kerjanya dan selalu ingin berbuat terus
-          Menumbuhkan motivasi, percaya diri, dan kritis
-          Mempunyai banyak cara
  1. Efektif
-          Memanfaatkan alat peraga yang ada di sekitar
-          Diajak ke sumber belajar, melakukan observasi
-          Memanfaatkan waktu yang ada
-          Memanfaatkan rangkuman yang tepat
-          Mengoptimalkan panca indera
-          Mengatur stategi pembelajara
  1. Menyenangkan
-          Penampilan guru yang menarik
-          Suasana belajar tidak searah
-          Kaya dengan metode
-          Desain kelas yang tidak membosankan
-          Belajar sambil bermain dan bernyanyi
-          Hasil belajar anak dipajang di kelas
-          Didekatkan ke alam nyata
-          Ada penghargaan bagi yang berprestasi

DAFTAR MATERI dan SASARAN PROGRAM PILOT PADAMU DIO 2015

DAFTAR MATERI dan SASARAN PROGRAM PILOT PADAMU DIO 2015
Sebagai informasi bahwa jadwal program Pilot Padamu DIO 2015 diundur menjadi 1 Juni s.d 30 Juni 2015. Kapasitas peserta total pada program Pilot DIO periode 2015 ini mencapai 6000 guru di berbagai mapel diklat yang diampu oleh 12 P4TK. Adapun daftar materi diklat dan sasaran peserta para guru berdasarkan lokasi Pusat Belajar dapat dilihat di alamat:
Panduan proses pengajuan peserta diklat online dapat dipelajari di:http://bantuan.siap-online.com/produk/dio
Demikian semoga bermanfaat.
Salam Padamu Negeri Indoesiaku
Admin Pusat
BPSDMPK Kemdikbud

PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI PADAMU NEGERI
Untuk mendorong peningkatan terhadap penguasaan Teknologi Informasi (Internet) bagi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan di sekolah. Kami sangat sarankan agar para Pendidik dan Tenaga Kependidikan didorong untuk melaksanakan proses keaktifan NUPTK/PegID (cetak Kartu Identitas PTK) secara lebih mandiri. Bilamana mereka masih merasa belum percayadiri dapat dipandu dan dibimbing/didampingi terlebih dahulu dalam mengoperasikan Layanan Padamu Negeri menggunakan akun login individu masing-masing.
Padamu Negeri tidak hanya bertujuan untuk kepentingan pengelolaan data yang lebih cepat, mudah, nyaman dan akurat saja. Namun juga memuat nilai tambah sebagai media pembelajaran praktis untuk peningkatan mutu SDM Pendidikan dalam penguasaan Teknologi Informasi dengan lebih tepat guna dan terjangkau. Mari bersama kita tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia secara berkesinambungan mulai saat ini dan masa depan bersama Padamu Negeri.
Salam PADAMU NEGERI INDONESIAku,
Admin Pusat BPSDMPK-PMP Kemdikbud

Madrasah Swasta, Kunci Majunya Pendidikan Islam Oleh : Muhasir, S.Pd (Kepala MIS Al-Faat Woja)

Maju dan tidaknya pendidikan Islam khususya di Dompu, tergantung bagaimana komitmen Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dan Pemda Kab. Dompu terhadap lembaga pendidikan tersebut. Komitmen ini penting mengingat lebih dari 90 persen madrasah di Dompu ini, banyak dikelola oleh masyarakat atau Yayasan/Lembaga swasta.
Saya jelaskan, bahwa madrasah swasta harus mendapat perhatian yang lebih ketimbang madrasah negeri. Sebab, mayoritas madrasah di Kab. Dompu  ini banyak yang berstatus swasta, saya ingin katakan “Berikan Yang Mereka Butuhkan,” karena, salah satunya dengan memberikan bantuan penguatan pendidikan, baik sarana prasarana maupun peningkatakan kapasitas  SDM, saya yakin dan menilai pemberian bantuan kepada Madarsah/Lembaga swasta itu akan  membawa  peningkatan  kualitas  pendidikan madrasah menjadi lebih baik dan maju.
Saya sangat mengharapkan, adanya kebijakan pemerintah dalam pengembangan madrasah ke depan ini lebih mendahulukan lembaga swasta, mendahulukan yang tidak mampu, mengutamakan pelaku pendidikan dan, mengutamakan kualitas, Semoga dalam Program Pemerintah ataupun Visi dan Misi Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama, dalam lima tahun ke depan mampu  menjadikan madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi Islam itu sebagai primadona anak negeri karena mengedepankan kualitas dan mutu. “Selain itu harus unggul, excellent dan kompetitif,” karena, pendidikan Islam juga harus menjadi centre of excellent atau menjadi pusat kajian Islam pada madrasahnya ataupun pesantrennya, sehingga mampu menjadi referensi tempat belajar baik untuk  Ilmu Pengetahuan Umum, maupun belajar tentang kajian keislaman.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Pendidikan Islam juga harus menawarkan Islam karekteristik yang moderat dan demokratis, serta menghargai multikultural, oleh karena itu marilah kita semua berlomba-lomba untuk sama-sama menjadikan Madrasah swasta/negeri ini sebagai Kunci majunya pendidikan islam, agar siswa/siswi/ anak-anak kita menjadi generasi yang kreatif, islami dan amal soleh. Amin (sir)

kami RINDU papa


Tanpa terasa setahun telah berlalu…
mata tak dapat membendung tumpah linangan air mata seiring waktu telah berganti
sejak kepergianmu terasa begitu  sepi, hati kami sangat merindukan mu
didalam sepi ku merindukanmu
ayah maafkan aku
dulu aku tak pamit padamu saat aku pergi untuk menuntut ilmu
namun, saat ku dapat kabar tentangmu,
akupun pulang
dan hanya jasadmu yng sudah terbujur kaku yang kutemui
kini baru kusadari arti dari kehilangan
masih segar goresan luka kepergianmu
masih terbayang kenangan indah masa lalumu
kini semua benar benar telah berlalu
sedih ini bercampur pilu
tangis ini bercampur rindu
apalah dayaku kini ku hanya bisa memandang FOTO MU
saat kulihat DIRI MU tak kusadari air mata mengalir di pipi
Tuhan
dalam sujudku berdoa padaMu
memohon agar ayah dijauhkan dari GODAAN SYETAN
malam ini aku menangis mengenang masa2 bersamamu
aku rindu canda tawamu
aku rindukan senyuman manismu
aku rindukan semua nasehat darimu papa

gangguan kepribadian ( personality disorder ) 1



hubungan dekat. Mereka mencari makna 
tersembunyi dalam segala sesuatu dan 
membaca niat bermusuhan ke dalam 
tindakanorang lain. Mereka suka mengetest 
kesetiaan teman dan orang-orang terkasih 
dan sering tampak dingin dan menjauh. 
Mereka biasanya suka menyalahkan orang lain 
dan cenderung membawa dendam lama. 
Gejala Paranoid Personality Disorder: 
• Enggan untuk memaafkan karena dianggap 
penghinaan 
• Sensitivitas yang berlebihan 
• Susah percaya kepada orang lain dan 
kemandirian berlebihan 
• Cenderung suka menyalahkan ke orang lain 
• Selalu melakukan mengantisipasi terhadap 
pengkhianatan 
• Agresif dan gigih untuk hak-hak pribadi 
• Curigaan parah 
2. Schizoid 
Orang dengan gangguan kepribadian Schizoid 
menghindari hubungan dengan orang lain dan 
tidak menunjukkan banyak emosi. Tidak 
seperti avoidants, schizoids benar-benar lebih 
suka menyendiri dan tidak diam-diam 
menginginkan popularitas. Mereka cenderung 
mencari pekerjaan yang memerlukan sedikit 
kontak sosial. keterampilan sosial mereka 
lemah dan mereka tidak menunjukkan 
perlunya perhatian atau penerimaan. Mereka 
dianggap tidak punya selera humor dan jauh 
dan sering disebut sebagai “penyendiri.” 
Gejala Schizoid Personality Disorder: 
• Lemahnya kemampuan interpersonal 
• Kesulitan mengekspresikan kemarahan, 
bahkan ketika diprovokasi 
• “penyendiri” mentalitas; menghindari situasi 
sosial 
• Orang lain menganggap dia jauh, menyendiri, 
dan tidak bisa terikat dengan orang lain 
• Rendah gairah seksual 
• Tidak responsif pada pujian atau kritik 
3. Schizotypal 
Banyak yang percaya bahwa gangguan 
kepribadian schizotypal mewakili skizofrenia 
ringan. Gangguan ini ditandai oleh bentuk- 
bentuk berpikir dan memahami dengan cara 
yang aneh, dan individu dengan gangguan ini 
sering mencari isolasi dariorang lain . Mereka 
kadang-kadang percaya untuk memiliki 
kemampuan indra yang ekstra atau kegiatan 
yang tidak berhubungan berhubungan dengan 
mereka dalam beberapa cara penting. Mereka 
umumnya berperilaku eksentrik dan sulit 
berkonsentrasi untuk waktu yang lama. pidato 
mereka sering lebih rumit dan sulit untuk 
diikuti. 
Gejala Personality Disorder Schizotypal : 
• Aneh atau tingkah laku atau 
penampilan eksentrik 
• Bertakhyul atau sibuk dengan 
fenomena paranormal 
• Sulit untuk mengikuti pola bicara 
• Perasaan cemas dalam situasi sosial 
• Kecurigaan dan paranoia 
• Suka berpikir menganai kepercayaan 
aneh atau magis 
• Nampak pemalu, suka menyendiri, 
atau menarik diri dari orang lain 
4. Antisocial 
Banyak yang salah paham bahwa gangguan 
kepribadian antisosial mengacu pada orang 
yang memiliki keterampilan sosial yang buruk. 
Sebaliknya, gangguan kepribadian antisosial 
ditandai oleh kurangnya hati nurani. Orang 
dengan gangguan ini rentan terhadap perilaku 
kriminal, percaya bahwa korban-korban 
mereka lemah dan pantas dimanfaatkan. 
Antisocials cenderung suka berbohong dan 
mencuri. Sering kali, mereka tidak hati-hati 
dengan uang dan mengambil tindakan tanpa 
berpikir tentang konsekuensi nya . Mereka 
sering agresif dan jauh lebih peduli dengan 
kebutuhan mereka sendiri daripada 
kebutuhanorang lain. 
Gejala Gangguan Kepribadian antisosial: 
• mengabaikan untuk perasaan orang 
lain 
• impulsif dan tidak bertanggung jawab 
pengambilan keputusan 
• Kurangnya rasa penyesalan karena 
merugikan orang lain 
• Berbohong, mencuri, perilaku kriminal 
lainnya 
• mengabaikan untuk keselamatan diri 
dan orang lain 
5. Borderline 
Borderline personality disorder ditandai oleh 
ketidakstabilan suasana hati dan miskin citra 
diri. Orang dengan gangguan ini rentan 
terhadap perubahan suasana hati dan 
kemarahan yang konstan. Sering kali, mereka 
akan melampiaskan kemarahan pada diri 
mereka sendiri, mencederai tubuh mereka 
sendiri, ancaman bunuh diri dan tindakan 
yang tidak biasa. Batasan berpikir secara 
hitam dan putih sangat kuat, hubungan yang 
sarat dengan konflik. Mereka cepat marah 
ketika harapan mereka tidak terpenuhi. 
Gejala Borderline Personality Disorder: 
• Menyakiti diri sendiri atau mencoba 
bunuh diri 
• Perasaan yang kuat untuk marah, 
cemas, atau depresi yang berlangsung 
selama beberapa jam 
• Perilaku impulsif 
• Penyalahgunaan obat atau alkohol 
• Perasaan rendah harga diri 
• Tidak stabil hubungan dengan teman, 
keluarga, dan pacar

ganguan kepribadian ( personality disorder ) 2


mencari pujian konstan. Mereka suka 
berpakaian ”yang memancing” atau melebih- 
lebihkan kelemahannya untuk mendapatkan 
perhatian. Mereka juga cenderung membesar- 
besarkan persahabatan dan hubungan, percaya 
bahwa setiaporang menyukai mereka. Mereka 
sering manipulatif. 
Gejala Personality Disorder Histrionic: 
• Kebutuhan untuk menjadi pusat 
perhatian. 
• Berpakaian atau melakukan tindakan- 
tindakan provokatif. 
• Emosinya dapat berubah dengan cepat. 
• Melebih-lebihkan persahabatan. 
• Terlalu-dramatis , terkadang sangat 
”lebay”. 
• Mudah dipengaruhi, gampang dibujuk. 
7. Narcissistic 
Gangguan kepribadian Narcissistic dicirikan 
oleh keterpusatan diri. Seperti gangguan 
Histrionic, orang-orang dengan gangguan ini 
senang mencari perhatian dan pujian. Mereka 
membesar-besarkan prestasi mereka, 
mengharapkan orang lain untuk mengakui 
mereka sebagai superior. Mereka cenderung 
teman, karena mereka percaya bahwa tidak 
sembarang orang yang layak menjadi teman 
mereka. Narsisis cenderung membuat kesan 
pertama yang baik, namun mengalami 
kesulitan menjaga hubungan jangka panjang. 
Mereka umumnya tidak tertarik pada 
perasaanorang lain dan dapat mengambil 
keuntungan dari mereka. 
Gejala narsisistik Personality Disorder: 
• Membutuhkan pujian dan kekaguman 
berlebihan 
• Mengambil keuntungan dari orang lain 
• Merasa diri penting 
• Kurangnya empati 
• Berbohong, diri dan orang lain 
• Terobsesi dengan fantasi ketenaran, 
kekuasaan, atau kecantikan 
8. Avoidant 
Gangguan kepribadian yang ditandai dengan 
kegelisahan sosial yang ekstrim. Orang dengan 
gangguan ini sering merasa ”tidak cukup”, 
menghindari situasi sosial, dan mencari 
pekerjaan dengan sedikit kontak denganorang 
lain. Avoidant takut ditolak dan khawatir jika 
mereka memalukan diri mereka sendiri di 
depan orang lain. Mereka membesar-besarkan 
potensi kesulitan pada situasi baru untuk 
membuat orang berpikir agar menghindari 
situasi itu. Sering kali, mereka akan 
menciptakan dunia fantasi untuk pengganti 
yang asli. Tidak seperti gangguan kepribadian 
skizofrenia, avoidant merindukan hubungan 
sosial, tetapi belum merasa merekabisa 
mendapatkannya. Mereka sering mengalami 
depresi dan memiliki kepercayaan diri yang 
rendah. 
Gejala Personality Disorder Avoidant : 
• Keengganan dalam relasi sosial; 
mundur dari orang lain dalam 
mengantisipasi penolakan 
• Terobsesi denga tolakan atau kritikan 
dalam situasi sosial 
• Takut dianggap memalukan, sehingga 
menghindari kegiatan baru 
• Miskin citra diri; perasaan tidak puas 
dalam kehidupan sosial 
• Keinginan untuk meningkatkan 
hubungan sosial 
• Nampak sibuk sendiri dan tidak ramah 
• Menciptakan kehidupan fantasi rumit 
9. Dependent 
Gangguan kepribadian ini ditandai dengan 
kebutuhan untuk dijaga. Orang dengan 
kelainan ini cenderung bergantung pada orang 
dan merasa takut kehilangan mereka. Mereka 
mungkin menjadi bunuh diri ketika berpisah 
dengan orang yang dicintai. Mereka cenderung 
untuk membiarkan orang lain mengambil 
keputusan penting bagi mereka dan sering 
melompat dari hubungan satuke hubungan yang 
lainnya. mereka sering bertahan dalam suatu 
hubungan, walaupun sering dikasari atau 
disakiti. kepekaan berlebih terhadap penolakan 
umum. Mereka sering merasa tak berdaya dan 
tertekan. 
Gejala Gangguan Kepribadian Dependent: 
• Kesulitan membuat keputusan 
• Perasaan tidak berdaya saat sendirian 
• Berpikir ingin bunuh diri jika ditalak 
• Pasrah 
• Merasa terpuruk jika dikritik atau 
ketika tisak disetujui idenya 
• Tidak dapat memenuhi tuntutan hidup 
sehari hari 
10. Obsessive Compulsive 
Nama gangguan kepribadian Obsesif-Kompulsif 
(OCDP) mirip dengan kecemasan obsesif- 
kompulsif, namun keduanya sangat berbeda. 
Orang dengan gangguan kepribadian obsesif- 
kompulsif terlalu fokus pada keteraturan dan 
kesempurnaan. Mereka harus melakukan 
segalanya “benar” sering mengganggu 
produktivitas mereka. Mereka cenderung untuk 
terjebak dalam halhal yang detil, namun 
kehilangan gambaran yang lebih besar. Mereka 
menetapkan standar yang tinggi tidak masuk 
akal untuk diri mereka sendiri dan orang lain, 
dan cenderung sangat kritis terhadap orang 
lain ketika mereka tidak hidup sampai saat ini 
standar yang tinggi. Mereka menghindari 
bekerja dalam tim, percaya orang lain terlalu 
ceroboh atau tidak kompeten. Mereka 
menghindari membuat keputusan karena 
mereka takut membuat kesalahan dan jarang 
murah hati dengan waktu atau uang. Mereka 
sering mengalami kesulitan mengekspresikan 
emosi. 
Gejala Gangguan Kepribadian Obsesif- 
Kompulsif: 
• mencari kesempurnaan dan disiplin 
yang berlebihan 
• suka dengan ketertiban 
• kaku 
• Kurang murah hati 
• terlalu fokus pada detail dan aturan 
• suka bekerja keras untuk bekerja, 
kadang berlebihan

CONTOH LAPORAN BULANAN DAN PROFIL MADRASAH

LAPORAN BULANAN DAN PROFIL MI AL-FAAT 2 BANGGO
TAHUN PELAJARAN 2015

NO. STATISTIK MADRASAH
=
111 252 050 038

NO. POKOS SEKOLAH NASIONAL
=
60722010
NAMA SEKOLAH
=
MI AL-FAAT 2 BANGGO
PROPINSI
=
NUSA TENGGARA BARA

KABUPATEN
=
DOMPU

KECAMATAN
=
MANGGELEWA

JUMLAH RUANG
KELAS
=
5
Ruang/Kelas

A.    KEBERADAAN
1.      Nama Sekolah                         : MI AL FAAT 2 BANGGO
2.      NSM                                       : 111 252 050 038
3.      NPSN                                      : 60 72 20 10
4.      Alamat                                    : JL. LINTAS SUMBAWA-BANGGO
5.      Kecamatan                              : MANGGELEWA
6.      Kabupaten                               : DOMPU
7.      Provinsi                                   : NUSA TENGGARA BARAT
8.      Di buka Tahun                        : 2009
9.      Nomor Sertifikat                     : 086
10.  Tgl/Tahun SK Operasional      : 09  Juli  2010
11.  Nomor SK Operasional           : Kd. 19.5 / 4 / PP.004 / 016 / 2010
12.  Lingkungan Sekolah               : PEDESAAN
13.  Status Sekolah                        : SWASTA
14.  Jenis Sekolah                           : MI (Madrasah Ibtidaiyah)
15.  Luas Pekarangan Sekolah       : 500 M2


B.     KEBERADAAN PESERTA DIDIK TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Jumlah Peserta Didik seluruhnya                             : 110    orang dengan rincian
Ø  Laki-laki                                                             : 44      orang
Ø  Perempuan                                                         : 66      orang
Jumlah Siswa
Tahun Ajaran
I
II
III
IV*
V*
VI*
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
2014/2015
14
9
8
10
12
11
10
18
5
9
10
5

L = Laki-laki ; P = Perempuan

SELENGKAPNYA ADA DI BAWAH INI : 
UNTUK CONTOH LAPORAN BULANAN MADRASAH DI SINI
UNTUK PROFIL TERBARU MADRASAH DI SINI 



Featured Post

PPDB Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah MI Al Faat Bara-Woja 2024

  Adalah singkatan dari Penerimaan Peserta Didik Baru. Merupakan sebuah halaman web yang digunakan oleh masyarakat dan calon siswa untuk men...

oke