Ayo Masuk Madrasah


Pentingnya Mendampingi Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah




Hari pertama sekolah adalah peristiwa penting bagi anak-anak. Begitu penting sehingga banyak yang mengingatnya sampai dewasa, termasuk saya.
Saat pertama memasuki Taman Kanak-kanak puluhan tahun lalu, saya termasuk yang enggan dan gentar memasuki masa sekolah. Saya takut anak-anak lain akan nakal kepada saya, gurunya galak, atau pelajarannya sulit.
Kekhawatiran saya barangkali beralasan. Saya termasuk anak yang jarang bergaul di luar lingkungan keluarga.







Minggu pertama sekolah telah terlewati. Anak mulai belajar mengelola diri mengikuti ritme kegiatan yang berhubungan dengan sekolah. Para orangtua kembali berkecimpung dalam mendukung proses belajar formal anak. Sekolah yang tadinya sempat kosong, kini mulai penuh dengan para siswa yang antusias belajar. Apa informasi dan pengalaman yang Ayah Ibu dapatkan dalam minggu pertama sekolah anak?






Salah satu sumber informasi berharga yang bisa kita dapatkan, bersumber dari hari pertama sekolah anak. Sebenarnya, apapun momennya, hari pertama biasanya mendapatkan sorotan. Misalnya saja, hari pertama presiden bekerja. Nah, apalagi hari pertama anak kita bersekolah, seharusnya kita sebagai orang terdekat anak bisa memusatkan perhatian, baik saat mempersiapkan anak menghadapi hari pertama sekolah – entah kembali atau untuk pertama kalinya bersekolah – pula mengamati berbagai hal sepanjang hari itu.






Kehadiran Bapak di hari pertama sekolah itu seperti menegaskan bahwa telah terjadi pengertian antara pihak sekolah dengan Bapakku sehingga aku akan baik-baik saja.
Kejadian yang jauh berbeda saya alami bertahun-tahun kemudian saat saya mengantar anak sulung saya ke sekolah di hari pertama. Meski usianya lebih muda karena baru memasuki kelompok bermain, namun anak saya sangat antusias ingin sekolah.




Mengenang 1 Tahun kepergian Ayah Tercintaaa....

Kematian adalah takdir Allah Yang Mutlak, Setiap yang bernyawa pasti akan menemui ajalnya, sebaik-baiknya bekal adalah amal kebaikan saat berada di Dunia..


PUISI UNTUK BAPAK KU






Ayah…Tak terasa setahun sudah kau pergi meninggalkan kami..
Ayah…Tak terasa setahun sudah kami hidup tanpa belayan dan tatapan kasih mu…
Ayah…Tak terasa setahun sudah mata ini tak menatap senyuman di wajahmu..
Ayah…Tak terasa setahun sudah hidup ini kami jalani tanpamu…
Ayah…Tak terasa setahun sudah air mata ini menetes ketika rindu merasuk relung hati kamii..

Ayah….Lihatlah kami yang selalu berusaha tegar menjalani kejamnya kehidupan ini…
Ayah…Lihat lah kami yang berjuang menggapai mimpi…

Ayah…Terimakasih atas semua perjuangan dan pengorbananmu untuk membesarkan kami…
Ayah…Terimakasihh kau telah ajarkan kami ketegaran…
Ayah....Terima kasih atas semua kenangan indah kita..
Ayah…Terimakasih kau telah hadir dalam kehidupan kamii..
Ayah..Demi Allah kami menyayangimu hingga hayat ini ikut menyusul kepergianmu….
Kau tak akan pernah terganti Ayah…

Ya allah , ya rahman, ya rahim..
Kami titipkan ayah kami tercinta kepadamu...
Sayangi ia seperti engkau menyayangi kami..
Pertemukan lah kami kembali di alam nun jauh nanti…
Satukan kami dalam indahnya surgamu..
Ampuni setiap kesalahan dan kekhilafannya…
Berikan ia tempat terindah disisimu ya rob…
Sesungguhnya kami lemah, kami tak berdaya tanpa kekuasaanmu ya Allah..
Kabulkan doa dan permohonan kami..
Amin ya Allah..amin ya robbalalamin..

Selamat jalan…
Selamat jalan…
Selamat jalan ayah…
Doa kami selalu menyertaimu…
Peluk dan cium kamii untuk mu ayah…

By: Hasir Bly, Syafar, Atimah, Mira, Maya dan Kaimun
30 November 2016























GERAK JALAN INDAH HUT RI KE 71 MI AL-FAAT AGUSTUS 2016




















Sungguh mutiara-mutiara PAHLAWAN TANPA JASA ini membakar semangat setiap hari, selamat bahagia dalam merdeka IBU-IBU KECE






KEGIATAN PAWAI MI AL-FAAT BARA AGUSTUS 2016


sekarang ada cara lain untuk belajar sejarah yang lebih menyenangkan. SELAMAT HUT RI KE 71
























Saatnya melihat & mengakui semua tindakan positif di sekitar kita sebagai sesuatu yg layak menjadi teladan


SENAM BERSAMA DI MI IHLASUL AMAL SELAPAEANG AGUSTUS 2016























GERAKAN PRAMUKA MI AL FAAT AGUSTUS 2016


















SURAT PEMBERITAHUAN

MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) AL-FAAT
DESA BARA KEC. WOJA KAB. DOMPU
Sk. Ijin Operasional No: Kd.19.5/4/PP.00.4/407/2008. Tanggal : 21 April 2008
NPSN / NSM : 60722033 / 111252050032
Alamat : Jalan Irigasi No 1 Sipon Email : mis_alfaatbara@yahoo.com HP. 082339786463
 

Nomor : 032/MI-Alfaat/SP/VII/2016
Hal : SURAT PEMBERITAHUAN

Kepada Yth,
Bapak/Ibu Orang tua Murid
Kelas I s/d VI MI Al-Faat Bara
di-Tempat

Dengan hormat,
Sesuai dengan surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 4 tahun 2016 pada tanggal 11 Juli 2016 tentang Hari Pertama Sekolah. Pada hari Senin tanggal 18 Juli 2016 Insya Allah siswa-siswi MI Al-Faat Bara akan mulai masuk Sekolah pada hari pertama di tahun ajaran baru 2016/2017, untuk itu di himbau kepada seluruh orang tua murid MI Al-Faat Bara agar mengantarkan anak-anaknya dihari pertama Sekolah untuk membangun hubungan positif antara lingkungan Pendidikan di rumah dan Sekolah dalam hal ini orang tua akan berinteraksi dengan guru-guru serta wali kelas. Mengantar bukan sekedar sampai gerbang lantas pergi. Mengantar berarti menemani, membangun beragam interaksi dengan guru-guru, wali kelas dan kepala sekolah yang ada di lingkungan sekolah.
Demikian surat pemberitahuan ini kami buat, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan banyak terimakasih.


Bara, 14 Juli 2016
Kepala Sekolah,



MUHASIR, S.Pd

MADRASAH IBTIDAIYAH MI AL-FAAT BARA DOMPU NTB MENERIMA PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2016/2017


VISI
Terwujudnya Sumber Daya Manusia Yang Cerdas, Terampil, Mandiri dan Berakhlak Mulia serta Mengenal IPTEK Berlandaskan IMTAQ.

MISI 
Membina Siswa Yang Berprestasi Pada Kecerdasan, Keterampilan, Mandiri, Membekali Diri Dengan Akhlak Mulia Mempunyai Kualitas Di Bidang IPTEK dan IMTAQ.


FASILITAS

1.     Ada Ruang Kelas Yang Nyaman Sebagai Ruang Utama Dalam Proses Pembelajaran
2.     Lokasi Strategis & Dapat Dijangkau oleh Kendaraan
3.     Tenaga Pendidik Yang Profesional Dengan Jenjang Pendidikan Rata-rata S1
4.     Dan Lain-lain  



EKSTRAKURIKULER

·         Pramuka
·         Karate


Sarat Pendaftaran :
- Mengisi Formulir Pendaftaran
- Foto Copy Surat Kenal Lahir / Akte Kelahiran
- Foto Copy Ijazah RA / TK
- Foto Copy Kartu Keluarga
- Pas Photo Ukr. 3 x 4 = 2 Lembar

"Kelas Pencerah"


Hai kakak-kakak keren dan Guru-guru Madrasah, masih dalam rangkaian#PestaPendidikan di #BulanPendidikan kali ini, Komunitas Pencerah Dompu juga turut merayakan pekan pendidikan dengan mengadakan "Kelas Pencerah". Apa itu Kelas Pencerah?
Kelas Pencerah adalah kelas interaktif yang mengajak para profesional untuk bercerita dan berbagi pengalaman dengan profesi mereka secara simultan di hadapan adik-adik MI Al Faat. Profesi yang para profesional kenalkan dapat dilakukan dengan beberapa metode, seperti Audio Visual, mendongeng atau pun mengajak adik-adik bermain.

Siapa saja yang bisa berpartisipasi?
Kakak-kakak bisa turut serta bersama Profesional dan Adik-adik MI Al Faat untuk menyemarakkan keseruan Kelas Pencerah besok dengan cara menghubungi Narahubung kami, Dae Han (0821 4432 4060). Apa saja yang perlu dipersiapakan untuk ikut serta?
Kakak-kakak membawa bekal niat tulus untuk belajar dan mau bersilaturahmi dengan Relawan Penggerak Komunitas Pencerah Dompu, Pihak Sekolah juga para Profesional. Akan ada pengalaman berharga yang lahir dari keceriaan Kelas Pencerah.

Kalau di Jakarta sedang berlangsung rangkaian kegiatan #PestaPendidikan, maka di Dompu, dari dalam bilik-bilik kelas MI Al Faat juga turut merayakan bahwa pendidikan adalah pelita cita-cita anak bangsa.

Kembali ke sekolah, nyalakan lilin harapan

Salam Pencerah 
😊

GURU “DIGUGUH DAN DITIRU”


Oleh: Reni Anggraini-Guru Madrasah-pada MI Al-Faat Bara

Mendidik adalah tugas seorang guru yang paling mulia. Seluruh jiwa raganya dihibahkan untuk mencetak generasi yang cerdas. Mulai dari yang tidak tahu menjadi tahu bahkan sampai memahami. Sungguh itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, yang mana jika itu ditingkat TK/RA, SD/MI adalah masa anak-anak baru akan mulai dengan dunia belajar. Sedangkan SMP/MTs dan SMA/MA mendidik kepada jalan menuju jati dirinya. Di sinilah guru menjadi tombak pertama dalam mengenalkan tentang dunia belajar. Oleh karena itu kompetensi guru yang juga dituntut untuk mampu mentransfer ilmu dengan bijaksana. “Guru adalah teladan bagi siswa/I yang akan  diguguh dan ditiru,” ujar pak Muhasir, S.pd (Kepala MI Al-Faat Woja) Karenanya karakter guru akan menentukan bagaimana perkembangan pribadi anak didiknya. Guru baiknya memiliki karakter yang kuat, bukan hanya menransfer pengetahuan tetapi juga harus mampu menanamkan nilai-nilai moral yang diperlukan anak didik guna masa depannya.
Dalam perjalannya guru memiliki karakter yang berbeda-beda atau biasanya disebut dengan tipe guru. Ada 3 tipe guru : Guru Nyasar, Guru Bayar dan Guru Sadar (Siti Kurniawati-SGI XVI-asal Medan). Nah, terkait dengan tipe-tipe guru tersebut berada dimana guru-guru saat ini? Coba kita bayangkan bagaimana jadinya jika semua guru adalah guru nyasar atau guru bayar? Ditambahkan lagi dengan perkembangan teknologi yang menggiring generasi untuk terjun kedalam kenyamanannya saja. Belajar menjadi urutan yang kesekian. Nah disini guru memiliki peranan yang sangat penting. Menjadikan semua yang ada disekitar kita adalah ilmu yang bermanfaat.
Negara kita ini memiliki sumber daya pengajar yang sangat banyak, tetapi apakah kompetensi diri seorang guru sudah tertanam di jiwa-jiwa para guru? Apakah guru-guru saat ini sudah menanamkan karakter diri? Semua jawaban itu ada didalam jiwa seorang guru. Menjadi guru berkarakter ada beberapa bagian, antara lain : (1) memiliki niat yang kuat, (2) memiliki kompetensi diri, (3) memiliki motivasi, (4) memiliki rasa empati dan (5) memiliki komitmen yang kuat (Muhasir, S.pd -Kepala MI Al-Faat Woja)
Guru : diguguh dan ditiru, oleh karena itu tunjukkanlah karakter yang positif agar anak didik menjadi generasi yang unggul, cerdas dalam IQ dan EQ nya. Siap dalam persaingan dengan kehidupan nyata.
Guru adalah cahaya di gelapnya kehidupan,
Menjadi air dalam dahaga, dan
Guru adalah sumber ilmu.
Mengajar dan mendidik tanpa kenal lelah.
Meninggalkan segala yang dipunya.
Tak pernah mengaharap balas jasa.
Dengan tangannya, ucapannya, kesabarannya…
Dan inilah kita.
#terimakasihguruku #kembalikesekolah


Kelas Jelajah Alam

Yaaaaaa....
Alhamdulillah... Kelas Jelajah Alam yang diadakan Kakak2 Penggerak Pencerah Dompu bersama MI Al-Faat hari ini benar2 menyenangkan...
Sungguh sangat amat menyenangkan...
eay... \(^_^)/
Kegiatan diawali dengan pemanasan & pembagian kelompok serta briefing sejenak... Kemudian foto bersama...
Tiap kelompok diminta membuat yel-yel yang super keren...
Wohoho... Ada yang buat yel-yel 'listrik-listrik' segala lho... Kreatif banget...
(Mimin ntr upload videonya yaa...)
Sesuai draft kegiatan, ada 4 pos yang harus dilalui oleh tiap kelompok.
Pada tiap pos akan disediakan 3 pertanyaan terkait pengetahuan umum yang harus dijawab oleh masing-masing kelompok. Semua kelompok pantang menyerah banget... Salut buat anak-anak MI Al-Faat...
Setelah semua pos terlewati, kegiatan diakhiri dengan menceritakan kembali kesan selama melakukan penjelajahan...
Semangat & antusiasme yang selalu terpancar dari binar mata anak-anak itu sungguh sangat menawan hati... Ma syaa Allah banget dah...
Hari ini benar-benar luar biasa...
Tepuk listrik dah buat semuanya...
"Listriiiik... Listriiiik...
Kontan... Zzzzzzz...."
"Aliran semangatmu sama kayak listrik, sampai arusnya mampu menyinari hatiku..."
Eeeaaaaa... (^_^)

MANFAAT SHOLAT JUM'AT

Shalat jumat adalah shalat dua rakaat yang hanya dilakukan pada hari jumat, tepat pada waktu shalat zuhur dan wajib ada pelaksanaan khutbahnya. Ketentuan shalat jumat tersebut tentu memiliki edukasi yang luar biasa bagi kaum Muslimin.
Sehingga Allah memaktubkan di dalam Al-Qur’an perintah meninggalkan segala akitivitas ketika azan jum’at berkumandang. Allah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman , apabila kamu diseru menunaikan shalat yang bertepatan pada hari Jumat, maka bersegaralah kamu mengingat Allah dantinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”  (QS. Al-Jumu’ah:)
Melalui ayat di atas, tentu menjadi pertanyaan kenapa shalat jum’at begitu mulia? Jawabannya, karena Allah mengajarkan kepada manusia bahwa ada saatnya harus melakukan hal yang bersifat kebersamaan, bukan perorangan. Inilah manfaat shalat jumat  yang paling utama.
Pemahaman ini tak lepas dari kata jum’at sendiri. Jum’at berasal dari kata jama’ yang artinya berkumpul. Dengan berkumpul, umat Islam akan menemukan aneka manfaat shalat jumat yang luar biasa, baik untuk pribadi maupun untuk status sebagai warga negara. Itulah yang diajarkan dalam shalat jum’at.
Ada beberapa manfaat shalat jumat:
1.    Mengajarkan untuk Taat Pada Prosedur
Shalat jum’at mengajarkan umat Islam untuk taat prosedur, karena pelaksanaan shalat jumat tidak boleh dilaksanakan sebelum azan di waktu zhuhur dan tidak boleh pula saat atau setelah masuk waktu ashar. Dalam pelaksanaan shalat, makmum harus berniat mengikut imam dan imam berniat menjadi imam.
Sehingga, pengakuan pengikut dan yang diikuti melahirkan kebersamaan dan kekompakan. Andai melenceng dari prosedur niat utama, maka tidak boleh melaksanakan shalat jumat. Ia harus melaksanakan shalat Zhuhur. Karena mengikut imam menjadi penentu sahnya shalat jumat.
2.    Membentuk Kejujuran Imam Atau Pemimpin
Sudah jamak diketahui, bahwa khutbah jumat menjadi syarat sahnya shalat jumat. Jika tidak ada khutbah, maka shalat jum’atnya tidak sah dilaksanakan. Demikian halnya khatib, ia harus dalam kondisi suci dari hadas besar dan hadas kecil. Andaikata ia berhadas, maka ia harus turun dan khutbah dilanjutkan oleh jama’ah.
Karena itu, kejujuran imam di dalam pelaksanaan khutbah menjadi hal yang vital. Jika khatib ‘cuek’ saat ia berhadas, maka ia yang akan menanggung dosa seluruh jamaahnya. Karena para jamaah otomatis tidak melaksanakan shalat jumat. Karena khutbah adalah menjadi syarat bolehnya pelaksanaan shalat jumat.
3.    Menjadi Sarana Saling Mengingatkan
Manfaat shalat jumat yang lainnya adalah saling mengingatkan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Swt. Inilah tugas khatib di dalam khutbahnya, dan tugas jamaah untuk mengingatkan khatib jika ada kesalahan dalam menyampaikan rukun khutbah.
Kebesaran hati jamaah dan imam untuk menerima nasehat menjadi bagian penting. Demikian halnya dalam pelaksanaan shalat jumat sendiri. Imam harus ikhlas menerima pemberitahuan jamaah jika terdapat kekhilafan.
4.    Media Doa Bersama Untuk Saudara Sesama Muslim
Selain itu, maanfat shalat jumat yang bersifat kebersamaan adalah, menjadi sarana untuk mendoakan sudara sesama muslim. Karena di dalam doa khutbah kedua, imam harus membaca doa untuk memohon keampunan bagi saudara sesama muslim, baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal. Sedangkan para jamaah mengaminkannya.


Pengelola Data EMIS Harus Memiliki Hard Skill dan Soft Skill

Untuk Para Operator Madrasah

Data pendidikan Islam yang lengkap dan akurat sangat diperlukan sebagai alat pendukung untuk memperjuangkan anggaran program pendidikan Islam. Contohnya data Pondok Pesantren. Untuk memperjuangkan anggaran pendidikan bagi para santri di Pesantren yang murni hanya mengaji, BAPPENAS meminta pihak Kementerian Agamaenyiapkan datanya secara lengkap dan akurat", demikian paparan yang disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, di hadapan para peserta Kegiatan Pengembangan Kapasitas Pengelola DataEMIS Tingkat Kanwil/Kankemenag/PTAIN/Kopertais Tahun 2014 (Cluster Palembang), di Palembang, Rabu (10/09).
untuk m

"Ujung tombak pendataan di lingkungan Ditjen Pendidikan Islam adalah para operator EMIS, baik di tingkat Kanwil Kemenag Propinsi maupun tingkat Kankemenag Kabupaten/Kota", tutur Kamaruddin Amin.

Kontribusi dan peran serta para operator EMIS di daerah sangat besar di dalam menentukan baik atau buruknya kualitas dataEMIS yang dihasilkan. Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya di bidang pendataan, setiap operator dataEMIS harus memiliki 2 jenis kompetensi atau kemampuan, yaitu hard skill dan soft skill.

Hard skill dapat diartikan sebagai kemampuan teknis pengelola data di dalam menguasai bidang teknologi Informasi. Sedangkan soft skill berarti keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan kemampuan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.

"Namun seringkali, keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugas-tugas yang diembannya lebih banyak ditentukan oleh soft skill yang dimilikinya. Bahkan faktor soft skill ini lebih menentukan keberhasilan seseorang dibanding dengan kemampuan akademis yang dimilikinya", ujar Kamaruddin.

Oleh karena itu para operator EMIS dituntut untuk setidaknya memiliki empat jenis soft skill.

Pertama, Komitmen. "Operator EMIS harus memiliki komitmen atau niat yang sungguh-sungguh untuk dapat menghasilkan data yang benar-benar akurat dan up to date".

Kedua, Integritas. "Integritas atau kejujuran para operator di dalam melaksanakan tugasnya juga sangat diharapkan karena hal ini akan berdampak pada kualitas pekerjaan yang dihasilkan".

Ketiga, leadership. "Leadership atau jiwa kepemimpinan juga menjadi kunci kesuksesan seseorang dalam karirnya. Jika ingin berhasil seseorang dituntut untuk bisa memimpin dari mulai hal terkecil karena pada dasarnya setiap manusia adalah pemimpin. Hal ini sejalan dengan Hadits Rasulallah S.A.W, bahwa setiap kita adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggunjawabannya".

Keempat, kemampuan manajemen. "Kemampuan manajemen yang baik akan menjadi faktor penting bagi seorang pengelola atau penanggung jawab data di dalam melakukan pekerjaan updating dan pengelolaan data secara baik dan benar".

Di akhir paparannya, Kamaruddin Amin berpesan kepada para peserta selaku pengelola data EMIS di daerah agar secara sungguh-sungguh berjuang untuk kemajuan lembaga-lembaga pendidikan Islam dengan cara melakukan updating data EMIS dengan baik dan benar sehingga ke depan sistem pendataan EMIS akan menghasilkan data yang jauh lebih lengkap, akurat dan tepat waktu sebagai rujukan di dalam pengambilan kebijakan.
(1ra0ne/ra)

Pengelola Data EMIS Harus Memiliki Hard Skill dan Soft Skill

Untuk Para Operator Madrasah

Data pendidikan Islam yang lengkap dan akurat sangat diperlukan sebagai alat pendukung untuk memperjuangkan anggaran program pendidikan Islam. Contohnya data Pondok Pesantren. Untuk memperjuangkan anggaran pendidikan bagi para santri di Pesantren yang murni hanya mengaji, BAPPENAS meminta pihak Kementerian Agama untuk menyiapkan datanya secara lengkap dan akurat", demikian paparan yang disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, di hadapan para peserta Kegiatan Pengembangan Kapasitas Pengelola DataEMIS Tingkat Kanwil/Kankemenag/PTAIN/Kopertais Tahun 2014 (Cluster Palembang), di Palembang, Rabu (10/09).

"Ujung tombak pendataan di lingkungan Ditjen Pendidikan Islam adalah para operator EMIS, baik di tingkat Kanwil Kemenag Propinsi maupun tingkat Kankemenag Kabupaten/Kota", tutur Kamaruddin Amin.

Kontribusi dan peran serta para operator EMIS di daerah sangat besar di dalam menentukan baik atau buruknya kualitas dataEMIS yang dihasilkan. Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya di bidang pendataan, setiap operator dataEMIS harus memiliki 2 jenis kompetensi atau kemampuan, yaitu hard skill dan soft skill.

Hard skill dapat diartikan sebagai kemampuan teknis pengelola data di dalam menguasai bidang teknologi Informasi. Sedangkan soft skill berarti keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan kemampuan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.

"Namun seringkali, keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugas-tugas yang diembannya lebih banyak ditentukan oleh soft skill yang dimilikinya. Bahkan faktor soft skill ini lebih menentukan keberhasilan seseorang dibanding dengan kemampuan akademis yang dimilikinya", ujar Kamaruddin.

Olesoft skill.

h karena itu para operator EMIS dituntut untuk setidaknya memiliki empat jenis

Pertama, Komitmen. "Operator EMIS harus memiliki komitmen atau niat yang sungguh-sungguh untuk dapat menghasilkan data yang benar-benar akurat dan up to date".

Kedua, Integritas. "Integritas atau kejujuran para operator di dalam melaksanakan tugasnya juga sangat diharapkan karena hal ini akan berdampak pada kualitas pekerjaan yang dihasilkan".

Ketiga, leadership. "Leadership atau jiwa kepemimpinan juga menjadi kunci kesuksesan seseorang dalam karirnya. Jika ingin berhasil seseorang dituntut untuk bisa memimpin dari mulai hal terkecil karena pada dasarnya setiap manusia adalah pemimpin. Hal ini sejalan dengan Hadits Rasulallah S.A.W, bahwa setiap kita adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggunjawabannya".

Keempat, kemampuan manajemen. "Kemampuan manajemen yang baik akan menjadi faktor penting bagi seorang pengelola atau penanggung jawab data di dalam melakukan pekerjaan updating dan pengelolaan data secara baik dan benar".

Di akhir paparannya, Kamaruddin Amin berpesan kepada para peserta selaku pengelola data EMIS di daerah agar secara sungguh-sungguh berjuang untuk kemajuan lembaga-lembaga pendidikan Islam dengan cara melakukan updating data EMIS dengan baik dan benar sehingga ke depan sistem pendataan EMIS akan menghasilkan data yang jauh lebih lengkap, akurat dan tepat waktu sebagai rujukan di dalam pengambilan kebijakan.
(1ra0ne/ra)

Oposisi adalah Keniscayaan dalam Berdemokrasi

Dalam demokrasi, kehadiran oposisi adalah keniscayaan. Mengabaikan eksistensinya, sama halnya deng
an menolak kehadiran demokrasi itu sendiri. Jika ada kekuasaan yang memerintah, maka sah pula kehadiran kekuasaan yang beroposisi. Di Amerika dan Australia, dan beberapa negara penganut demokrasi lainya, kehadiran kekuatan oposisi telah menjadi pranata demokrasi yang penting. Ini yang membuat demokrasinya semakin matang dan bermartabat.
Sebaik apa pun demokrasi yang dibangun, selalu ada potensi penyalahgunaan kekuasaan dan dapat bertindak kesewenang-wenangan. Pada titik inilah, urgensi hadirnya kekuatan oposisi sebagai kekuatan penyeimbang untuk mengawasi dan mengoreksi jalanya pemerintahan yang tidak pro rakyat.Tidak ada yang perlu khawatir dengan kehadirannya, jika suatu negera menisbatkan dirinya sebagai negara penganut demokrasi.
Kehadiran kekuatan penyeimbang dalam demokrasi, bukanlah di pahami sebagai kekuatan yang merong-rong kekuasaan. Keberedaan kekuatan oposisi, mestinya di pahami sebagai kekuatan penyeimbang untuk mengoreksi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Kehadiran oposisi dalam pemerintahan setidaknya, akan berdampak posotif sehingga melahirkan kebijakakan-kebijakan yang pro rakyat.
Distribusi kekuasaan yang di gagas John Lock dengan trias politikanya, mengharuskan kehadiran kekuatan penyeimbang dalam menjalankan kekuasaan. Diantara kelemehan rezim orde baru adalah, ketika rezim represif itu meniadakan kekuatan oposisi. Ketika ada yang kritis dengan kebijakanya, maka seenaknya ia libas. Yang perlu di khawatirkan adalah, kekuasaan yang enggan untuk di awasi dan di kontrol. Kita tidak bisa bayangkan jika suatu negara yang menganut sistem demokrasi, hanya dikntrol oleh satu kekuatan. Jika kekuasan Ekskutif, legislative, Yudikatif dan Pers dibawah kendali rezim berkuasa,maka bukan tidak mungkin akan lahir kembali rezim yang represif

Featured Post

PPDB Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah MI Al Faat Bara-Woja 2024

  Adalah singkatan dari Penerimaan Peserta Didik Baru. Merupakan sebuah halaman web yang digunakan oleh masyarakat dan calon siswa untuk men...

oke